Kabid Humas Polda
Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan dalam catatat tawuran yang
dilakukan para pelajar di wilayah Hukum Polda Metro Jaya sejak Januari
hingg September 2012 tercatat ada 11 kejadian tawuran dan lima pelajar
tewas dalam tawuran tersebut.
"Catatan kami pelajat tewas selama
2012 karena tawuran ada lima orang. Terakhir tewasnya Deny Januar,
siswa kelas III SMA Yake yang dibacok, Rabu (26/9/2012) oleh tersangka
utama AD yang sudah diamankan," ucap Rikwanto, Jumat (29/9/2012) di
Mapolda Metro Jaya.
Rikwanto mengatakan, jika dibandingkan
dengan tahun 2011. Tawuran pelajar di 2012 lebih meningkat jumlahnya.
Jika tahun 2012 ada lima pelajar tewas karena tawuran, ditahun 2011 ada
empat pelajar yang meninggal dunia karena tawuran.
"Meningkat 1 yang meninggal, 2011 ada empat korban. Sementara 2012 sampai dengan September ada lima korban," singkat Rikwanto.
Rikwanto
menambahkan, biasanya pemicu dari aksi tawuran ialah karena masalah
sepele seperti diawali dengan aksi saling ledek antar siswa atau aksi
saling lempar hingga pemalakan.
Berikut data Kasus Tawuran Pelajar 2012 di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya :
1. Tawuran di Jalan Matraman Kebayoran Baru Jakarta Selatan tanggal 19 April 2012. Korban Guntur (17) dan Harzan Saparta (17)
2.
Tawuran di Jalan Ampera RT 03/05 Bekasi Timur, Kota Bekasi, tanggal 3
Mei 2012. Korban Bayu Dwi Kurniawan (16) meninggal dunia, Rahman Aldi
(17), dan Muhaji Adenan (16)
3. Keributan antar mahasiswa di
Jalan Diponegoro depan kampus UPI YAI dan kampus UKI Jakarta Pusat
tanggal 5 Mei 2012. Ada mahasiswa UKI yang mengendarai sepeda motor
melawan arus kemudian diteriaki saat di depan kampus YAI, karena tidak
terima mahasiswa UKI masuk ke dalam kampus YAI.
4. Keributan
antar mahasiswa di Kampus UKI dan YAI Jalan Diponegoro Senen, Jakarta
Pusat tanggal 8 Mei 2012. Keributan terjadi antara kedua belah pihak
dengan saling melempar batu dan bom molotov.
5. Tawuran
mahasiswa di Jalan Diponegoro, Senen, Jakarta Pusat tanggal 9 Mei 2012.
Korban dua orang. Terjadi tawuran dari kedua belah pihak dimana
mahasiswa UKI sekitar 50 orang dan YAI sekitar 300 orang.
6.
Tawuran antar pelajar di Bundaran Bulungan, Kramat pela, Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan tanggal 29 Mei 2012. Korban lima pelajar SMAN 6
dan dua pelajar SMAN 70 dan anggota Patko Polres Jakarta Selatan
7.
Tawuran di Jalan Kramat Raya Senen, Jakarta Pusat tanggal 26 Juli 2012.
Korban Roni (28). Korban berada di antara keributan antara pelajar Budi
Utomo dengan Santa Yoseph, saling ejek dan salah satu pelajar melempar
air keras sehingga mengenai kaki korban di sebelah kanan.
8.
Tawuran di Stasiun Panjang Buaran Duren Saawit, tanggal 29 Agustus
2012. Korban Jasuli (16) meninggal dunia. Korban sedang tawuran dengan
pelajar lain. Tiba-tiba datang kereta api dari Jakarta arah Bekasi.
Korban terseret kereta api dan mengalami luka di kepala
9.
Tawuran di Jalan Raya Sawangan perempatan Masjid Mampang Pancoran Mas
Depok tanggal 12 September 2012. Korban Didik Triyuda pelajar kelas 3
SMK Baskara meninggal dunia. Terjadi tawuran pelajar yang menewaskan
satu orang pelajar dari SMK Baskara Pancoran Mas Depok
10.
Tawuran di Jalan Mahakam (Bundaran Bulungan) Blok M Plaza Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan tanggal 24 September 2012. Korban : Alawi
Yusianto Putra siswa SMAN 6 meninggal dunia, Ramdan Dimas siswa SMAN 6,
dan Diaz Fahlevi siswa SMAN 6. Tersangka pembacokan : Fitra Rahmadhani.
11.
Tawuran di Jalan Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu siang
tanggal 26 September 2012. Korban Deny Yanuar (27), siswa kelas XII SMA
Yayasan Karya 66 (Yake). Tersangka pembacokan : AD, siswa STM Kartika
Zeni, serta E dan G yang juga siswa STM Kartika Zeni.
Ada yang mau nyusul nggak ?
Buat apa si tawuran , kalo ujung2nya ente mati/modar
bales budi belom keorang tua
Khusus buat yang masih sekolah , klo ente laki2 , Fighting One by One
jangan kaya anak cengeng , beraninya keroyokan !!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar